Pengelola Ranu Regulo Ekoledge, Bram, mengaku mengalami penurunan omzet dan tingkat keterisian kamar hingga 70 persen sejak akses pendakian ditutup.

"Penurunan pengunjung yang menginap sekitar 70 persen akibat penutupan pendakian Gunung Semeru," ungkap Bram.

Kondisi serupa dialami para pedagang di kawasan Ranupani. Utami, salah satu pemilik warung setempat, menuturkan bahwa pembeli yang datang drastis berkurang dibandingkan hari-hari biasa.

"Ditutupnya jalur pendakian membuat pengunjung menurun jika dibandingkan biasanya," pungkas Utami.