Abdullah bin al-Mubarak mengatakan maksud kedatangannya dan minta Ali bin al-Muwaffaq menceritakan apa yang terjadi padanya.

Tukang sepatu itu kemudian bercerita 40 tahun sudah dia menahan rindu untuk pergi haji. Selama itu, dia menyisihkan sedikit demi sedikit uang dari hasil sepatu untuk ongkos haji hingga terkumpullah 350 dirham. Dia pun memutuskan pergi haji pada musim tersebut.

Suatu hari, istrinya yang tengah mengandung mencium aroma masakan tetangga sebelah. Sang istri sangat ingin mencicipi masakan itu dan minta Ali bin al-Muwaffaq memintakan sedikit saja kepada tetangganya.