Sementara penerbangan keberangkatan yang dibatalkan tim redaksi lain Batik Air, Pelita Air, Lion Air, Citilink, Garuda Indonesia, dan Nam Air dengan tujuan Jakarta (CGK), Halim Perdanakusuma (HLP), serta Makassar (UPG).
Tohir mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan maskapai serta stakeholder terkait. Hal itu dilakukan untuk memastikan penyesuaian operasional dapat ditangani dengan baik.
"Bandara Internasional Juanda terus melakukan pemantauan serta koordinasi secara intensif bersama maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan penyesuaian operasional dapat ditangani dengan baik dan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan optimal," ujarnya.
Sebagai bentuk perhatian kepada penumpang yang terdampak, pihak Bandara Juanda juga mengaktifkan layanan pemulihan atau Service Recovery Activation. Layanan tersebut berupa penyediaan makanan ringan dan minuman bagi penumpang yang mengalami penyesuaian perjalanan.
Selain itu, personel Airport Security, Terminal Inspector, dan Customer Service disiagakan di area terminal. Petugas tersebut bertugas memastikan pelayanan kepada penumpang terdampak tetap berjalan, termasuk memberikan informasi yang dibutuhkan.