NADIKABAR.COM — Lokasi tenggelamnya KMP Batumandi usai terbakar di perairan Merak dipasang penanda bahaya navigasi (buoy). Otoritas pelabuhan masih melakukan persiapan pengangkatan kapal.
Pelampung penanda bahaya navigasi (buoy) dan penghalang minyak (oil boom) dilakukan untuk menjaga keselamatan pelayaran sekaligus mengantisipasi potensi dampak lingkungan di sekitar lokasi kejadian.
"Penanganan KMP Batumandi terus menjadi perhatian kami, baik dari sisi keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan, maupun kepentingan pengguna jasa. Pemasangan buoy dan oil boom merupakan perkembangan konkret dalam pengamanan lokasi, sementara persiapan penanganan lanjutan kapal terus berjalan melalui koordinasi dengan pihak berwenang," kata Corporate Secretary PT ASDP, Windy Andale, Selasa (27/10/2026).