NADIKABAR.COM — Aksi demonstrasi dan blokade yang dilakukan pelajar di sejumlah sekolah menengah di Prancis berujung ricuh. Sebanyak 440 orang ditangkap dalam aksi yang berlangsung di berbagai wilayah negara tersebut.

Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez mengatakan sebagian besar orang yang ditangkap merupakan anak di bawah umur. Dari total penangkapan tersebut, beberapa juga dilakukan penahanan oleh kepolisian.

"Sebanyak 440 orang ditangkap di seluruh wilayah nasional," kata Nunez dalam wawancara dengan BFMTV, dilansir AFP, Rabu (30/9/2026).

Nunez mengatakan jumlah tersebut masih bersifat sementara karena pihaknya belum menerima data akhir terkait penangkapan.

Aksi protes pelajar telah berlangsung sejak pekan lalu. Mereka menggelar demonstrasi di depan ratusan sekolah untuk menyuarakan sejumlah keluhan, mulai dari jadwal pelajaran, jumlah siswa dalam kelas, hingga kekurangan tenaga pengajar.