Para pelajar juga memprotes kondisi ruang kelas yang terlalu panas akibat gelombang panas yang melanda Prancis tahun ini.

Dalam sejumlah aksi, demonstrasi berujung bentrokan antara pelajar dan aparat keamanan. Beberapa peserta aksi dilaporkan membakar tempat sampah dan melemparkan benda ke arah polisi.

Petugas kepolisian kemudian merespons dengan menggunakan tongkat pemukul dan gas air mata untuk membubarkan massa. Akibat bentrokan tersebut, sebanyak 48 personel aparat keamanan dilaporkan mengalami luka-luka.

Nunez mengecam tindakan kekerasan yang terjadi selama demonstrasi. Dia menegaskan tidak ada alasan yang dapat membenarkan aksi kekerasan terhadap aparat.

"Tidak ada yang membenarkan kekerasan. Tidak ada alasan yang membenarkan kekerasan," ujar Nunez.