Kementerian Dalam Negeri Prancis memperkirakan sebanyak 575.000 orang berpartisipasi dalam unjuk rasa di berbagai wilayah Prancis, termasuk 65.000 orang di ibu kota Paris. Angka ini merupakan revisi dari perkiraan awal yang mencapai hampir 600.000 orang.

Sementara itu, serikat pekerja CGT mencatat jumlah peserta aksi protes secara nasional mencapai hampir 1,6 juta orang, dengan 350.000 orang di Paris.

Sekretaris Jenderal CGT, Sophie Binet, mengatakan bahwa aksi mogok massal dan unjuk rasa itu "sangat efektif" dan mendesak pemerintah untuk menanggapi tuntutan para pekerja.

"Tidak ada yang bisa menghentikan kami," tegasnya dalam unjuk rasa di Paris, sembari menyerukan kenaikan upah bagi seluruh pekerja dan kenaikan upah minimum sebesar 10 persen.