Selain itu, tercatat pula lahan yang hingga kini masih terdampak karhutla sebesar 23 hektare di Maluku Utara, 10 hektare di Nusa Tenggara Timur, dan empat hektare di Gorontalo.

"Kalimantan Selatan ada empat hektare, dan Jawa Timur ada dua hektare," lanjut Berton.

Selain di 10 provinsi ini, BNPB juga memberikan perkembangan terbaru terkait karhutla di Papua Selatan. Berdasarkan data yang diperoleh BNPB per Rabu (28/10) pukul 19.00 WIB, ada 65 titik panas (hotspot) karhutla yang masih tercatat di wilayah ini.