Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
47 Hektare Lahan Pertanian di Jembrana Puso gegara Kemarau
Kemarau 2026 mulai memukul sektor pertanian di Kabupaten Jembrana, Bali. Sebanyak 47,1 hektare lahan pertanian dipastikan puso akibat kekeringan dari total 138,3 hektare lahan yang
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Kamis, 3 September 2026 pukul 20:42 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Namun, kapasitas sumur bor belum mampu memenuhi kebutuhan air seluruh lahan terdampak. Kondisi tersebut membuat sejumlah tanaman padi tidak tumbuh maksimal hingga akhirnya puso.
"Permasalahan utama di lapangan adalah sumur bor yang ada tidak mampu mengairi keseluruhan luas wilayah yang terdampak. Akibat keterbatasan debit air pada sistem pergiliran tersebut, beberapa lahan tanaman padi tidak mampu tumbuh secara maksimal dan pada akhirnya menjadi puso," pungkas Eka Arta.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.