Tim medis dan perawat kemudian meningkatkan pengawasan terhadap seluruh orang utan di kawasan rehabilitasi untuk mencegah kondisi kesehatan satwa semakin memburuk. Pemeriksaan dilakukan secara berkala untuk mendeteksi perkembangan gejala dan memastikan kondisi satwa tetap stabil.
"Kabut asap tentu menjadi hal yang harus kami waspadai karena dapat berdampak terhadap sistem pernapasan orang utan. Karena itu, pemantauan kesehatan dilakukan secara berkala," katanya.
Orang utan yang mengalami ISPA diberi herbal dan vitamin, disertai pemenuhan kebutuhan cairan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pemulihan sekaligus menjaga daya tahan tubuh satwa selama terpapar asap.