NADIKABAR.COM — Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan mencatat 180 penerbangan terdampak asap karhutla sepanjang 28 September hingga 4 Oktober 2026. Jumlah penerbangan yang terdampak itu berkurang dibandingkan periode sebelumnya.

"Jumlah tersebut menurun dibandingkan periode 21-27 September 2026 yang mencatat 304 penerbangan terdampak," ujar Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan, Ferdinan Nurdin, dalam keterangan resmi, seperti Kamis (8/10/2026).

Dalam sepekan terakhir, Otban mencatat 63 penerbangan mengalami keterlambatan atau delayed. Selain itu, terdapat 117 penerbangan mengalami pembatalan atau penundaan (cancelled/postponed).