Jumlah tersebut terdiri atas 38 delayed dan 87 cancelled/postponed. Angka ini menurun dari 225 penerbangan pada periode sebelumnya menjadi 125 penerbangan atau sekitar 44,4 persen.

"Kalimantan Tengah menyumbang sekitar 69,4 persen dari total penerbangan terdampak selama 28 September-4 Oktober 2026," ulas Ferdinan.