"Ada memang temuan beberapa barang, namun itu masih akan kami klarifikasi, kami pastikan kepada orang terdekat dari korban ini," jelasnya.
Ia menegaskan, barang-barang yang masih terus dilacak di antaranya sejumlah perangkat elektronik milik korban.
Zaenal juga menepis tudingan bahwa penanganan kasus tersebut berjalan di tempat. Ia menegaskan komitmen Polres Batu untuk mengungkap dan membuat terang peristiwa kematian mahasiswa UB tersebut.
"Bahwa penyidikan ini masih terus berlanjut dan kami juga sudah melakukan upaya-upaya penyidikan sampai nanti peristiwa ini jadi terang. Nanti perkembangan terkait penyidikan peristiwa ini akan kami beritahukan kepada rekan media lebih lanjut," tegasnya.
Sebelumnya, BEM Malang Raya sempat menyuarakan keprihatinan dan mendesak kepolisian mempercepat pengungkapan kematian KHK. Mereka menilai proses pengungkapan kasus tersebut berjalan lambat karena telah berlangsung lebih dari sembilan bulan sejak jasad korban ditemukan pada 20 November 2025.