Sementara itu, pendapat lainnya menyebut surah An Naml ayat 88 berkaitan dengan hari kiamat. Gunung-gunung akan diterbangkan di udara seperti jalannya awan, atau dalam ayat lain seperti bulu ditiup oleh angin.
يَوْمَ تَرْجُفُ ٱلْأَرْضُ وَٱلْجِبَالُ وَكَانَتِ ٱلْجِبَالُ كَثِيبًا مَّهِيلًا
Artinya: "(Ingatlah) pada hari (ketika) bumi dan gunung-gunung berguncang keras dan gunung-gunung itu menjadi seperti onggokan pasir yang tercurah."
Dijelaskan dalam Tafsir Kemenag RI, surah Al Muzzammil ayat 14 berkaitan dengan azab ketika hari bumi diguncang sekeras-kerasnya. Ini mengakibatkan gunung dan bukit menjadi berserakan, bercerai berai seperti tumpukan pasir yang beterbangan.
وَيَوْمَ نُسَيِّرُ ٱلْجِبَالَ وَتَرَى ٱلْأَرْضَ بَارِزَةً وَحَشَرْنَٰهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَدًا
Artinya: "(Ingatlah) pada hari (ketika) Kami perjalankan gunung-gunung (untuk dihancurkan) dan engkau melihat bumi itu rata. Kami kumpulkan mereka (seluruh manusia) dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka."