Mengutip dari buku Hapus Gelisah dengan Sedekah karya Wahyu Indah Retnowati, memberi sedekah saat memiliki harta itu baik, tetapi memberi saat sedang dalam kondisi susah itu jauh lebih berharga di mata Allah SWT. Sebagaimana Nabi SAW bersabda,
"Sebaik-baik sedekah ialah sedekah dari orang yang harta bendanya sedikit." (HR. Muslim)
Pada masa Rasulullah SAW, beliau menganjurkan kepada sahabat, Abu Dzar Al Ghifari, yang miskin untuk bersedekah. Abu Dzar bertanya mengapa Nabi SAW menyuruh untuk bersedekah, lalu beliau bersabda,
"Sedekah itu adalah sesuatu yang ajaib." (HR. Thabrani)
Sedekah juga dapat menjadi sebab datangnya rezeki Allah SWT dari arah yang tidak disangka-sangka.
Agar tidak terus-menerus berada dalam posisi bergantung pada bantuan, sebagian kecil dari dana bansos dapat dialokasikan sebagai modal untuk membuka usaha. Ali RA berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya Allah SWT senang melihat hamba-Nya berusaha mencari rezeki yang halal." (HR. Thabrani)
Mengutip kitab Fikih Sunnah karya Sayyid Sabiq, Islam sangat memuliakan orang yang berikhtiar mencari rezeki melalui jalur perdagangan (jual beli) yang halal. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW pernah ditanya tentang pekerjaan yang paling baik, lalu beliau menjawab,
"Pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri dan setiap jual beli yang baik." (HR. Ahmad, Thabrani, dan Hakim)