Delapan perjalanan KA yang sempat mengalami BLB tersebut terdiri dari kereta penumpang maupun angkutan barang. Durasi penghentian sementara bervariasi, mulai 20 menit hingga hampir satu jam. Berikut daftar KA yang sempat berhenti luar biasa:

1. KA 64B Manahan relasi Gambir-Solobalapan: 20 menit.2. KA 274 Kahuripan relasi Kiaracondong-Blitar: 31 menit.3. KA 258B Progo relasi Pasarsenen-Lempuyangan: 24 menit.4. KA 288 Serayu relasi Pasarsenen-Purwokerto: 55 menit.5. KA 2506 Angkutan BBM: 59 menit.6. KA 305 Angkutan Retail: 39 menit.7. KA 2711 Angkutan Semen: 31 menit.8. KA 2721 Angkutan Semen: 32 menit.

Pemprov DKI Jakarta memastikan kondisi sejumlah pulau di Kepulauan Seribu aman dan aktivitas warga berjalan normal. Ia mengatakan BPBD DKI bersama Bupati Kepulauan Seribu dan jajaran di lapangan terus memantau kondisi pascagempa.

"Warga Kepulauan Seribu tetap tenang. Pulau-pulau dalam kondisi aman, aktivitas berjalan seperti biasa. Pemprov DKI bersama BPBD dan pemerintah kabupaten terus memantau situasi," ujar Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).

Chico pun menjelaskan bahwa hingga pagi ini tidak ada laporan mengenai kerusakan bangunan, infrastruktur, maupun korban akibat gempa.

"Berdasarkan laporan masyarakat dan petugas, kondisi pulau-pulau berpenghuni di Kepulauan Seribu juga masih aman. Aktivitas warga berjalan seperti biasa," ungkapnya.

Di Pulau Kelapa, misalnya, sejumlah warga bahkan tidak merasakan getaran gempa. Mereka baru mengetahui adanya gempa dari informasi resmi.

Pemprov DKI Jakarta juga terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau perkembangan situasi dan kemungkinan dampak gempa.

Masyarakat juga diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD DKI Jakarta serta tidak menyebarkan kabar yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Hingga siang ini, BMKG juga belum mencatat adanya gempa susulan.