Merujuk data pada 2018, kompleks ini mampu menghasilkan rata-rata lebih dari 18 juta eksemplar berbagai edisi setiap tahun. Produksi tersebut mencakup sekitar 361 edisi.

Sejak didirikan, jumlah produksi kompleks telah melampaui 361 juta eksemplar, termasuk mushaf Al-Qur'an lengkap, bagian atau kutipan Al-Qur'an, terjemahan, serta berbagai karya ilmiah yang berkaitan dengan ilmu Al-Qur'an.

Sekitar 1.100 tenaga kerja bekerja di sini. Mereka terdiri atas ulama, akademisi, teknisi, dan tenaga administrasi.

Sebelum dicetak, mushaf melalui proses pemeriksaan ilmiah yang ketat. Naskah Al-Qur'an ditulis oleh kaligrafer, kemudian diperiksa komite ilmiah untuk memastikan ketepatan bacaan, tulisan, tanda baca, format, tanda waqaf, dan aspek lainnya.

Percetakan Al-Qur'an Raja Fahd tidak hanya menghasilkan mushaf berbahasa Arab. Salah satu tugas pentingnya adalah membantu umat Islam non-Arab memahami makna Al-Qur'an.

Kompleks Percetakan Al-Qur'an Raja Fahd mencetak terjemahan makna Al-Qur'an dalam 78 bahasa lokal dan internasional.

Kompleks Percetakan Al-Qur'an Raja Fahd mengembangkan Al-Qur'an Braille untuk penyandang tunanetra. Persiapan penerbitan Mushaf Al-Madinah An-Nabawiyah untuk tunanetra dilakukan dalam beberapa volume.