Pada 23 September 2026, ekuinoks September menandai awal musim gugur di belahan Bumi utara dan awal musim semi di belahan Bumi selatan.

Lantas, apakah ekuinoks membuat Indonesia mengalami pergantian musim?

Indonesia yang berada di sekitar garis khatulistiwa tidak mengalami pergantian empat musim seperti negara-negara yang berada di wilayah lintang menengah. Karena itu, ekuinoks tidak berarti Indonesia memasuki musim gugur atau musim semi.

Fenomena ini lebih berkaitan dengan posisi Matahari terhadap Bumi dan perubahan panjang siang-malam di berbagai wilayah.

Salah satu fenomena langit yang paling menarik pada September 2026 adalah Bulan Purnama pada 26 September.

Bulan mencapai fase purnama pada 26 September 2026 pukul 16.48 UTC atau 23.48 WIB.

Dari Indonesia, Bulan Purnama dapat diamati pada malam hari di sekitar tanggal tersebut, tergantung kondisi langit dan lokasi pengamat.

Bulan Purnama September 2026 dikenal sebagai Harvest Moon karena menjadi Bulan Purnama yang paling dekat dengan ekuinoks September pada tahun ini.

Istilah Harvest Moon merupakan nama tradisional untuk Bulan Purnama yang berkaitan dengan periode panen.

Karena itu, masyarakat yang ingin menikmati pemandangan Bulan Purnama dapat mencatat 26 September 2026 sebagai salah satu tanggal penting dalam kalender astronomi bulan ini.

Fenomena langit September 2026 ditutup dengan hujan meteor Sextantid yang mencapai puncaknya pada 27 September 2026.

Sextantid aktif dalam periode yang cukup panjang, yakni mulai 9 September hingga 9 Oktober 2026. Pada kondisi ideal, hujan meteor ini diperkirakan memiliki laju maksimum sekitar lima meteor per jam.

Sextantid memiliki titik radian di kawasan rasi Sextans. Namun, ada tantangan tersendiri untuk mengamati fenomena ini. Sextantid dikenal sebagai hujan meteor siang hari karena titik radiannya berada tinggi setelah Matahari terbit.

Akibatnya, pengamatan meteor menjadi lebih sulit karena cahaya Matahari sudah mendominasi langit.

Agar lebih mudah dicatat, berikut rangkuman fenomena astronomi September 2026:

1 September Hujan Meteor Aurigid Puncak, sekitar 6 meteor/jam