"Terkait dengan dugaan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara di lingkungan Unsoed atau Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto ini diduga terkait dengan penerimaan mahasiswa di antaranya di Fakultas Kedokteran," ujar Jubir KPK Budi Prasetyo.
Dalam OTT tersebut, KPK juga menyita sejumlah uang. "Memang ada sejumlah uang bernilai ratusan juta untuk bisa masuk sebagai mahasiswa di Fakultas Kedokteran di sana," lanjutnya.
Buntut OTT tersebut, KPK pun kini menyegel ruangan Rektor dan semua jajaran Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Penyegelan tersebut dilakukan setelah KPK melakukan OTT terhadap Rektor Unsoed, Prof Akhmad Sodiq, dan sejumlah pejabat.
Juru bicara Unsoed, Edi Santoso, menjelaskan, lantai tiga gedung rektorat sudah steril dan tidak bisa diakses. Ia berkata seluruh ruang di lantai tersebut telah disegel KPK.
"Ya di ruangan di lantai tiga ruang rektorat disegel semuanya. Ya ruangan lantai tiga itu Rektor dan Warek," kata Edi.
Meski begitu, Edi mengaku belum melihat sendiri seperti apa bentuk penyegelan yang dilakukan oleh KPK. Sebab, saat ini kondisinya sudah steril.
"Saya sendiri belum ke sana (lantai 3), tapi informasi dari pegawai, ya memang ruangan disegel, ya. Rektor dan Wakil Rektor, semuanya," terangnya.