"Ada di aplikasi itu, Pak. Jadi di daerah Bintaro, kemudian masanya kalau gak salah 10 bulan di BAP ya, dan setelah selesai berapa bulan setelah itu, mungkin satu tahun lebih baru kami bisa menarik, kami tarik semuanya. Jadi di 2023," jelasnya.

Soal nominal investasi, Dude mengatakan melakukan top up secara bertahap. Dude mengaku tak mengalami kendala saat menerima keuntungan dari investasi tersebut. Dalam BAP, disebutkan Dude memperoleh bagi hasil sekitar Rp 61 juta.

Dude mengatakan dirinya dan Alyssa mengetahui persoalan adanya dana macet pada PT DSI pada Juni 2025.

Dia menyebut informasi tersebut datang dari para lender melalui DM Instagram. Dude menambahkan, para lender mempertanyakan alasan dana mereka tidak dapat ditarik. Dude mengaku langsung menyampaikan keluhan itu ke pihak DSI.

"Nah, itu pertanyaan itu semua saya langsung sampaikan kepada pihak DSI dan saya bertanya, 'Ini ada apa sebenarnya?'," kata Dude.