Sementara NST, yang mengutip laporan Fuji News Network (FNN), menyebut salah satu dari lima warga Malaysia itu mengklaim mereka diberitahu bahwa staf bandara telah disuap agar mereka dapat lolos tanpa pemeriksaan. Namun, ternyata mereka tetap ditangkap.

FNN tidak menyebutkan bandara mana yang dimaksud atau mengkonfirmasi apakah ada suap yang telah dibayarkan. Jaringan berita tersebut melaporkan kelima warga Malaysia tersebut diyakini telah menerima tawaran tersebut karena kesulitan keuangan sebelum mencoba menyelundupkan kokain yang disembunyikan di bawah sol sepatu mereka.

Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika Federal Malaysia, Datuk Hussein Omar Khan, juga mengkonfirmasi dua pria dan tiga wanita WN Malaysia ditangkap di Jepang. Dia mengatakan polisi akan mengirim tim investigasi ke Jepang untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut, termasuk kemungkinan keterkaitan dengan sindikat narkoba Malaysia dan internasional.