NADIKABAR.COM — Jepang menangkap lima warga negara (WN) Malaysia atas dugaan mencoba menyelundupkan kokain di dalam sol sepatu mereka di Bandara Haneda, Tokyo. Masing-masing WN Malaysia itu kedapatan membawa 1 Kg kokain.
Dilansir NHK dan New Straits Times (NST), Kamis (15/10/2026), kelimanya ditangkap pada Jumat dan Sabtu lalu di Bandara Haneda. Polisi menyatakan bahwa salah satu tersangka, Mohd Danial Far Han Bin Abdul Rahman, bersama tiga orang lainnya telah mengakui tuduhan tersebut.
Sementara itu, satu orang lainnya membantah tuduhan itu. Kepolisian Tokyo menyebut kelima orang tersebut mencoba memasuki Jepang dari Malaysia dengan membawa 5 Kg kokain yang diperkirakan memiliki nilai jual di pasar gelap sekitar USD 757.300 atau sekitar RP 13,6 miliar.
Petugas Bea Cukai di bandara menemukan kelima orang tersebut masing-masing menyembunyikan kantong berisi kokain di bawah sol bagian dalam sepatu. Aksi mereka terungkap saat pemeriksaan dilakukan setibanya di bandara.
Mohd Danial Far Han Bin Abdul Rahman dilaporkan mengklaim seseorang yang dia temui melalui sebuah aplikasi memintanya untuk membawa narkoba ke luar negeri. Dia menambahkan bahwa dirinya dijanjikan imbalan dan diberikan sepasang sepatu.
Polisi dan pihak berwenang lainnya meyakini bahwa kelima orang tersebut mungkin telah diperintahkan untuk membawa narkoba itu ke Jepang. Saat ini, penyelidikan tengah berlangsung dengan dugaan keterlibatan sindikat penyelundupan internasional.
Sementara NST, yang mengutip laporan Fuji News Network (FNN), menyebut salah satu dari lima warga Malaysia itu mengklaim mereka diberitahu bahwa staf bandara telah disuap agar mereka dapat lolos tanpa pemeriksaan. Namun, ternyata mereka tetap ditangkap.
FNN tidak menyebutkan bandara mana yang dimaksud atau mengkonfirmasi apakah ada suap yang telah dibayarkan. Jaringan berita tersebut melaporkan kelima warga Malaysia tersebut diyakini telah menerima tawaran tersebut karena kesulitan keuangan sebelum mencoba menyelundupkan kokain yang disembunyikan di bawah sol sepatu mereka.
Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika Federal Malaysia, Datuk Hussein Omar Khan, juga mengkonfirmasi dua pria dan tiga wanita WN Malaysia ditangkap di Jepang. Dia mengatakan polisi akan mengirim tim investigasi ke Jepang untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut, termasuk kemungkinan keterkaitan dengan sindikat narkoba Malaysia dan internasional.