Permasalahannya, makanan luar angkasa terkenal kurang menggugah selera karena makanannya dihaluskan dan dikompres dalam tabung. Tetapi setidaknya bisa membantu memberi asupan kepada para astronot.

Jauh sebelum hadirnya ransum, masyarakat adat Amerika Utara mengembangkan pemmican. Makanan ini terbuat dari daging kering lemak yang dilelehkan dan terkadang ditambah buah kering.

Keunggulan makanan ini adalah praktis. Kelembapan dalam daging dihilangkan, sedangkan lemak di dalamnya menyediakan energi yang terkonsentrasi.

Campuran yang dihasilkan bisa disimpan dan dibawa dalam jangka waktu lama, sehingga berharga bagi para pelancong, pemburu, atau orang-orang yang melintasi lanskap utara yang keras.

Pemmican punya tekstur yang padat, kering, dan tidak bisa disandingkan dengan makanan ringan pada umumnya. Namun, sangat bermanfaat ketika berada di lingkungan dengan suhu turun drastis dan makanan segar sulit didapatkan. Kombinasi kalori, protein, dan lemak yang padat bisa membantu.

Antartika juga memiliki masalah pangan yang tidak bisa dibandingkan dengan tempat lain. Di sana, hasil bumi segar langka, suhu sangat ekstrem, dan setiap kilogram yang dibawa oleh ekspedisi sangat berarti.

Oleh karena itu, para penjelajah kutub sangat bergantung pada makanan yang padat kalori, tahan lama, dan mudah diangkut. Misalnya, seperti biskuit keras, daging yang diawetkan, cokelat, makanan kering, dan pemmican yang menjadi makanan pokok ekspedisi.