Bagi pencinta makanan berkuah, timlo bisa menjadi pilihan saat sarapan di Solo. Hidangan tersebut sudah disajikan Timlo Sastro sejak 1952 dan menjadi salah satu kuliner yang banyak diburu wisatawan.
Kuah kaldunya bening dengan cita rasa gurih, sementara isinya terdiri atas hati, ampela, ayam suwir, telur kecap, dan sosis Solo.
Lokasinya berada di kawasan persimpangan Pasar Gede, Jalan Pasar Gede. Warung ini buka setiap hari pukul 06.00-15.30 dengan harga sekitar Rp25.000 per porsi.
Tak seperti sate pada umumnya yang menggunakan potongan daging, kuliner khas Solo ini memanfaatkan jeroan sebagai bahan utama.
Sejak 1950-an, Sate Kere Mbak Tug telah menyajikan potongan iso, babat, ginjal, dan jeroan lainnya yang dibakar menjadi sate. Setelah matang, sate disiram dengan bumbu kacang yang legit.
Satu porsinya berisi 10 tusuk dengan harga sekitar Rp25.000. Berada di Jalan Arifin No. 63, Kepatihan Kulon, Jebres, Solo, tempat ini bisa menjadi pilihan untuk mencicipi kuliner tradisional yang eksis dan bertahan selama puluhan tahun.