NADIKABAR.COM — Airbus mendeteksi masalah kualitas pada struktur badan pesawat andalan mereka, yakni A321neo. Namun, Airbus memastikan pesawat yang ada saat ini tetap aman untuk terbang.

Dikutip dari Reuters, Jumat (25/9/2026), masalah ini diperkirakan berdampak pada sekitar 500 unit pesawat. Rinciannya, sekitar 250 unit sudah beroperasi melayani penerbangan dan 250 unit lainnya masih berada di lini produksi.

Sumber yang mengetahui masalah ini menyebut cacat produksi tersebut tidak berdampak pada varian A321XLR. Sumber tersebut juga menyebut Airbus pertama kali mendeteksi masalah ini pada musim panas lalu. Hasil awal dari analisis yang lebih mendalam baru saja keluar belakangan ini.