NADIKABAR.COM — Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito menyampaikan bahwa saat ini terdapat 52 juta peserta tercatat tidak aktif membayar iuran. Kondisi inilah yang menyebabkan keuangan BPJS Kesehatan tak sehat.

Prihati mengatakan, jika 52 juta peserta tersebut kembali aktif membayar iuran dengan besaran menggunakan iuran kelas 3, maka BPJS Kesehatan akan ada pemasukan sebesar Rp 2 triliun. Kalau setahun kata Prihati mencapai Rp 24 triliun.

"Tetapi beberapa hal sebesar 52 juta peserta tadi yang tidak aktif. Kalau itu bisa membayar iuran dengan semangat gotong royong, maka kalau kelas 3 saja itu sekitar Rp 2 triliun per bulan. Kalau setahun bisa Rp 24 triliun," ujar Prihati di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026).