NADIKABAR.COM — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mengakibatkan jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup total sejak Rabu, 19 Agustus 2026. Memasuki hari ke-3, upaya pemadaman kebakaran di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo melibatkan lebih banyak personel gabungan.
Kepala UPT Tahura Raden Soerjo Agustiningtyas Marini mengatakan bahwa pada Kamis (20/8/2026) pagi, puluhan personel gabungan telah dikerahkan untuk melakukan pemadaman pada titik kebakaran. Puluhan tim ini diberangkatkan melalui jalur Sumber Brantas.
"Tim yang kami kirim untuk melakukan pemadaman sudah 59 personel. Unsur dari Polhut (Polisi Hutan), Manggala Agni, BPBD, relawan, termasuk Masyarakat Peduli Api (MPA)," kata Tyas sapaan akrabnya saat dihubungi NadiKabar, Kamis (20/8/2026).
Tyas menjelaskan bahwa saat ini pihaknya memberlakukan sistem pergantian pasukan pemadam. Tim pertama yang bertugas sejak awal penanganan telah ditarik mundur usai berhasil memadamkan beberapa titik api.