Kombes Yusuf mengungkapkan bahwa PN dan KT memiliki keterkaitan dengan sejumlah perkara kekerasan di Papua. Keduanya merupakan anggota KKB Kodap III Ndugama Pimpinan Egianus Kogoya dan masuk dalam DPO kepolisian.

"Kedua orang tersebut diduga memiliki keterlibatan dalam kasus penembakan yang terjadi saat pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) di Kabupaten Jayawijaya pada 8 Agustus 2026 yang mengakibatkan dua warga sipil mengalami luka akibat tembakan," beber Yusuf.

Selain itu, PN dan KT juga memiliki keterlibatan dalam perkara penyanderaan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens di Kabupaten Nduga pada 7 Februari 2023. Pilot tersebut kemudian berhasil dibebaskan pada 21 September 2024.

"Dari hasil identifikasi ini, kami masih terus melakukan pengejaran untuk mengetahui keberadaan para pelaku," kata Yusuf.

Kombes Yusuf mengungkapkan korban dan rekannya dari Dinas Pertanian awalnya memberikan bantuan ternak anak babi, pengecekan lahan cetak sawah dan penyuluhan peternakan di Distrik Muliama. Saat perjalanan pulang, kendaraan mereka dicegat.

"Dalam perjalanan kembali menuju ke Kabupaten Wamena, kendaraan yang mereka tumpangi diduga diadang oleh kelompok bersenjata dan diperintahkan berhenti," Kombes Yusuf.

Setelah kendaraan berhenti, ketiga korban diminta turun dari mobil. Ketiganya lalu dibawa ke belakang mobil dan tak lama terdengar tiga kali suara tembakan oleh KKB.

"Ketiga korban kemudian diminta untuk turun dari kendaraan dan digiring menuju belakang kendaraan. Tidak lama kemudian terdengar tiga kali letusan senjata api," bebernya.

Setelah melakukan penembakan, para pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian. Polisi menduga bahwa aksi tersebut bertujuan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.

"Berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi awal, para pelaku diduga membawa dua pucuk senjata api laras panjang serta sejumlah parang ketika meninggalkan lokasi," kata Yusuf.

Dari rangkaian kejadian yang terjadi, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 telah melakukan penebalan personel di Wamena. Hal ini untuk menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus mendukung proses pencarian dan pengejaran terhadap para pelaku.

"Kami terus melakukan pengejaran dan mengembangkan setiap informasi yang diperoleh untuk mengetahui keberadaan para pelaku," imbuhnya.