Sedangkan untuk motifnya, pelaku tak terima karena korban diduga menggoda pacarnya. Keduanya kemudian cekcok dan baku hantam.

"Awalnya terjadi cekcok mulut karena pelaku mempermasalahkan korban yang pernah menggoda dan mengganggu pacarnya. Perselisihan kemudian berlanjut hingga terjadi baku hantam," beber Rahmad Aji.

"Yang jelas, untuk motifnya ini ada ketersinggungan bahwa tim redaksi pelaku dan korban ini ada kecemburuan," imbuh Rahmad Aji.

4. Pesta arak di asrama sebelum ditikam

Menurutnya, penikaman itu berawal saat korban dan pelaku menenggak miinuman keras jenis arak, di salah satu kamar asrama yang berada di area kampus Stikes Kendedes pada Selasa tanggal 18 Agustus 2026.

Semula, lanjut Rahmad Aji, keduannya tidak ada permasalahan apapun, namun sekitar pukul 14.30 WIB terjadi cekcok mulut ketika pelaku mempermasalahkan pacarnya pernah digoda dan diganggu oleh korban.

"Perselisihan kemudian berlanjut hingga terjadi baku hantam di luar kamar," beber Rahmad Aji kepada wartawan di Mapolresta, Rabu (19/8/2026).

Karena masih belum puas, pelaku lantas masuk ke kamar dan mengambil sebilah pisau dan kemudian dihujamkan ke sejumlah titik badan korban. Korban pun ambruk dan tewas dengan bersimbah darah.

Polisi yang mendapat laporan keributan kemudian mendatangi TKP. Dari hasil keterangan saksi-saksi di lokasi, petugas kemudian membekuk pelaku dan mengamankan barang bukti sebilah pisau.