5. Penangkapan pelaku diwarnai aksi kejar-kejaran

Meski berhasil mengamankan pelaku, namun penangkapan diwarnai kejar-kejaran. Ini karena pelaku sempat melarikan diri. Aksi pelaku yang sempat kabur sempat terekam kamera petugas dan viral di media sosial.

Saat itu, personel Tim Opsnal Satreskrim Polresta Malang Kota yang hendak menangkap pelaku. Tampak pelaku langsung diamankan dan diarahkan telentang di atas tanah.

Namun saat petugas menyuruh tengkurap, pelaku segera kabur. Kejar-kejaran pun tak terhindarkan di area pemukiman warga tim redaksi pelaku dan petugas.

Beruntung, petugas berhasil menangkap pelaku kembali tak kurang dari satu jam. Dalam video tampak pelaku dikeler sekeluar dari kendaraan ke kantor polisi.

"Tim kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku di Jalan Ikan Piranha," ungkap Rahmad Aji.

6. Jenazah korban dipulangkan ke Papua setelah autopsi

Rahmad Aji turut menambahkan bahwa jenazah korban setelah olah TKP langsung dibawa ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk diautopsi, dan akan segera dibawa pulang ke kampung halamannya.

"Jenazah korban sudah dalam proses dibawa ke kampung halaman. Kedua belah pihak ini, tim redaksi korban dan pelaku, sama-sama dari Papua Selatan," pungkas Rahmad Aji.