Saat berhasil masuk ke kokpit, ia melihat penyerang tersebut berada di atas panel yang terletak di antara kedua kursi pilot.

"Tidak ada pilot di kursi mereka: satu orang berada di lantai, dan satu lagi berada di atas [panel]," ujar Hayoun.

Dia mengatakan bahwa pelaku tampaknya berusaha untuk melumpuhkan pesawat. Hayoun kemudian meminta penumpang lain untuk membantunya mengamankan pelaku.

"Saya memanggil sejumlah penumpang Israel yang ada di pesawat, lalu dua orang pria lainnya datang menghampiri. Kami pun melumpuhkan pelaku," kata Hayoun.

"Saya segera bergerak maju, memegang kendali, dan mulai menarik tuas ke arah belakang."

Hayoun mengatakan bahwa semua kejadian itu berlangsung dalam hitungan detik.

"Saya membayangkan jika kami sudah memasuki wilayah udara Israel, situasinya mungkin tidak akan berakhir dengan baik," ujarnya kepada Netanyahu.

Pilot yang diidentifikasi sebagai Smit Machchhar asal India itu berhasil membuka pintu kokpit dari dalam, dalam kondisi terluka, yang memungkinkan para penumpang dan awak untuk melumpuhkan sang kopilot.

Insiden yang sempat memicu kekhawatiran global ini, seperti dilansir Reuters dan AFP, Kamis (1/10), berawal ketika Machchhar tiba-tiba ditikam oleh kopilot yang menerbangkan pesawat bersamanya pada Rabu (30/9) waktu setempat.

Identitas dan status kewarganegaraan kopilot itu belum diungkap ke publik.

Machchhar ditemukan berlumuran darah dan tergeletak di lantai ketika dia berhasil menekan tombol pembuka pintu kokpit dari dalam.

Hal itu yang memungkinkan para penumpang dan awak pesawat melumpuhkan kopilot yang berupaya melakukan pembajakan terhadap pesawat yang membawa 174 orang tersebut.

Dua pilot flydubai lainnya yang juga ada di dalam pesawat, kemudian mendaratkan pesawat itu secara darurat di Tabuk, Arab Saudi, setelah penerbangan tujuan Israel itu dialihkan.

Netanyahu melontarkan pujian Machchhar, yang disebutnya telah menyelamatkan para penumpang yang sebagian besar warga negara Israel.

Netanyahu memuji Machchhar atas "keberaniannya yang luar biasa" dan mengapresiasi tindakannya yang tetap melakukan perlawanan meskipun terluka.

"Dia mencegah bencana fatal di udara," sebutnya.

Kopilot pesawat maskapai flydubai yang berupaya membajak dan menjatuhkan pesawat tujuan Israel, pada Rabu (30/9), telah ditangkap dan kini berada dalam penahanan otoritas Arab Saudi.

Motif di balik aksi nekat kopilot itu belum diketahui secara jelas.

Netanyahu, seperti dilansir AFP, Kamis (1/10), mengatakan bahwa kopilot yang menikam pilot yang menerbangkan pesawat bersamanya itu sedang diinterogasi oleh otoritas Riyadh.