Ponsel ini menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Samsung juga menyematkan sistem pendingin dengan vapor chamber baru dan material antarmuka termal untuk membantu membuang panas ketika perangkat menjalankan tugas berat.
Samsung menyebut peningkatan desain termal tersebut menghasilkan peningkatan performa termal sebesar 21 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Angka ini merupakan klaim produsen berdasarkan pengujian internal, sehingga hasil penggunaan sebenarnya dapat berbeda bergantung pada game, suhu lingkungan, dan pengaturan perangkat.
Galaxy S26 Ultra memiliki layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,9 inci dengan refresh rate adaptif hingga 120 Hz. Kapasitas baterainya 5.000 mAh. Dibandingkan ponsel gaming khusus, perangkat ini lebih menonjolkan keseimbangan antara performa, kamera, produktivitas, dan fitur pendukung lainnya.
Pilihan ini layak dipertimbangkan bagi gamer yang juga menginginkan ponsel premium untuk aktivitas sehari-hari.
Xiaomi 15 Ultra juga layak masuk dalam daftar ponsel yang dapat digunakan untuk menjalankan game berat. Perangkat ini ditenagai Snapdragon 8 Elite dengan GPU Adreno, serta menggunakan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1.
Untuk menunjang visual, Xiaomi membekalinya dengan layar AMOLED berukuran 6,73 inci beresolusi WQHD+ dan refresh rate adaptif hingga 120 Hz. Layarnya memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 3.200 nit berdasarkan spesifikasi produsen.
Sistem pendingin Xiaomi 3D Dual-Channel IceLoop dirancang untuk membantu mengelola panas ketika perangkat menjalankan aplikasi dengan beban tinggi. Baterainya berkapasitas 5.410 mAh dengan dukungan pengisian daya kabel 90 watt.
Selain performa gaming, Xiaomi 15 Ultra memiliki keunggulan pada sektor kamera. Hal ini membuatnya menarik bagi pengguna yang gemar bermain game sekaligus memotret atau membuat konten.
Meski begitu, pengguna yang menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain game perlu mempertimbangkan pengaturan grafis dan suhu perangkat. Spesifikasi tinggi tidak selalu berarti ponsel dapat mempertahankan performa maksimal dalam semua kondisi.
Pengguna yang lebih menyukai ekosistem Apple dapat mempertimbangkan iPhone 17 Pro Max. Ponsel ini menggunakan chip A19 Pro dengan CPU enam inti dan GPU enam inti yang mendukung akselerasi ray tracing berbasis perangkat keras.
Dukungan tersebut membantu perangkat memproses efek pencahayaan dan pantulan yang lebih kompleks pada game yang kompatibel. Namun, kualitas grafis dan kelancaran permainan tetap bergantung pada optimalisasi game untuk perangkat iOS.
iPhone 17 Pro Max memiliki layar OLED berukuran 6,9 inci dengan teknologi ProMotion dan refresh rate adaptif hingga 120 Hz. Kapasitas penyimpanannya tersedia mulai 256 GB hingga 2 TB.
Berbeda dari REDMAGIC dan ROG Phone, iPhone tidak menonjolkan tombol khusus gaming seperti AirTrigger atau kipas pendingin internal. Keunggulannya lebih terletak pada kombinasi performa chip, kualitas layar, serta dukungan ekosistem aplikasi dan game.
Ponsel ini cocok bagi pengguna yang ingin bermain game berat sekaligus menggunakan perangkat untuk fotografi, penyuntingan video, dan aktivitas produktif lainnya.