NADIKABAR.COM — Enam orang korban ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan masih menjalani perawatan di rumah sakit. Beberapa di antaranya menjalani operasi akibat ledakan tersebut.

"Ada enam orang yang masih dirawat, ada yang di RS Sari Asih Ciputat, RS Fatmawati, RSCM, dan RS Tarakan," kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq, dalam keterangannya, Senin (19/10/2026).

Bambang mengatakan dua korban dirujuk ke rumah sakit di Jakarta. Korban Andri dirujuk ke RSCM karena memerlukan pemantauan di ruang isolasi.

"Korban Andre dirujuk ke RS Tarakan rencana operasi luka bakar," imbuhnya.

Sementara korban lainnya yang masih dirawat, terdiri dari dua orang dirawat di RS Sari Asih Ciputat: Wahyu Muhammadinno mengalami robek pada kelopak bawah mata kiri, Ny Mudiyawati dirawat di ruang ICU.

"Ny Mudiyawati mengalami penurunan kesadaran, masih dirawat di ICU RS Sari Asih Ciputat," katanya.

Dua korban lainnya dirawat di RS Fatmawati yakni Suryanto (29) mengalami luka berat di bagian kepada dan dirawat di RS Fatmawati, dan Bahtiar (58) luka ringan di kelopak mata, tangan, dan kiri.

Wali Kota Tangerang Selatan Piar Saga Ichsan mengunjungi lokasi ledakan siang tadi. Ia menyampaikan belasungkawa atas peristiwa ledakan yang menimbulkan korban jiwa tersebut.

Dalam kunjungannya, Pilar menegaskan bahwa Pemkot Tangsel melalui Dinas Kesehatan dan RSU Kota Tangsel terus mengawal perawatan para korban. Seluruh pengobatan ditanggung oleh Pemkot Tangsel.

Sementara itu, pasca-ledakan, Pilar meminta dinas terkait untuk membersihkan puing-puing sisa ledakan.

Ledakan terjadi pada Rabu (14/10) malam sekitar pukul 18.15 WIB. Dua orang tewas dalam insiden ledakan tersebut.

Ledakan bersumber dari salah satu ruko di pasar tersebut. Hasil penyelidikan ditemukan adanya tabung gas etilen 52 kilogram serta selang untuk menyalurkan gas ke ruang ripening untuk mematangkan buah pisang.