NADIKABAR.COM — Militer Yordania membalas serangan kelompok militan di negara tetangga, Suriah, terhadap sebuah gereja di wilayah Yordania. Pihak Suriah melaporkan enam orang tewas buntut serangan tersebut.

Dilansir AFP, Selasa (27/10/2026), Otoritas Suriah menyatakan enam orang tewas dalam serangan yang terjadi pada hari Senin di wilayah selatan negara itu. Sementara itu, pihak Yordania menyatakan telah menyasar "organisasi militan" menyusul serangan mematikan oleh kelompok jihadis terhadap sebuah gereja.

Dalam pernyataan terbaru, otoritas kesehatan di provinsi Daraa melaporkan adanya "enam orang yang gugur, termasuk tiga anak-anak dan seorang perempuan", setelah sebelumnya sempat melaporkan delapan korban jiwa.

Badan pertahanan sipil Suriah justru melaporkan total tujuh orang tewas di beberapa lokasi-enam di antaranya di provinsi Daraa, termasuk tiga anak-anak.

Badan tersebut juga melaporkan bahwa seorang pria tewas ketika sebuah serangan menyasar sebuah rumah di provinsi tetangga, Sweida, seraya menambahkan bahwa jenazah pria itu masih dalam proses evakuasi dari bawah reruntuhan.

Sebelumnya diberitakan, Militer Yordania menyatakan telah menyerang kelompok militan di negara tetangga, Suriah. Serangan tersebut sebagai balasan atas serangan mematikan oleh kelompok militan Suriah terhadap sebuah gereja pekan lalu.

Dilansir AFP, Selasa (27/10), serangan balasan ini dilakukan beberapa jam setelah pihak berwenang menangkap tiga pria yang dituduh sebagai pelaku penyerangan gereja di Yordania tersebut.

Pada Senin malam, militer Yordania mengumumkan serangan balasan di Suriah bagian selatan. Mereka menyatakan bahwa jet-jet angkatan udara telah "menghancurkan beberapa posisi kelompok militan" serta menewaskan dan melukai "sejumlah anggota" kelompok yang memiliki keterkaitan dengan para pelaku serangan gereja tersebut.

Kantor berita pemerintah Suriah, SANA, melaporkan adanya "beberapa ledakan" di provinsi Daraa, Suriah bagian selatan, yang diakibatkan oleh "serangan udara dari pihak yang tidak diketahui".