Jika pertanyaan "kapan terakhir membeli sikat gigi ini?" dijawab dengan "sudah lupa, sepertinya cukup lama", itu menjadi indikasi bahwa sikat gigi tersebut sudah waktunya diganti. Banyak orang cenderung mengganti sikat gigi lebih jarang dari yang disarankan, khususnya saat kondisi keuangan sedang terbatas.
Lingkungan kos umumnya memiliki sejumlah keterbatasan, seperti kamar mandi yang kecil dan lembap, penyimpanan sikat gigi yang berdekatan dengan sikat gigi penghuni lain, hingga kebiasaan membeli kebutuhan seperlunya untuk berhemat. Kombinasi kondisi tersebut membuat sikat gigi lebih rentan menjadi sumber bakteri dibandingkan dengan kamar mandi pribadi yang lebih kering dan tidak digunakan bersama.
Meski demikian, sikat gigi termasuk kebutuhan dengan harga terjangkau. Penggantian sikat gigi secara berkala tidak memerlukan biaya besar, namun memberikan manfaat penting bagi kesehatan gigi dan mulut dalam jangka panjang.
Sikat gigi bukan barang yang dapat digunakan dalam waktu tanpa batas. Ketika bulunya sudah mekar, warnanya berubah, muncul bau tidak sedap, atau sudah tidak diingat kapan terakhir dibeli, itu artinya sudah waktunya untuk mengganti sikat gigi. Menunda penggantian sikat gigi berisiko menimbulkan masalah kesehatan gigi dan mulut yang biayanya bisa jauh lebih besar dibandingkan harga sikat gigi baru.
Ada baiknya memeriksa kondisi sikat gigi secara berkala dan memasukkannya ke dalam daftar belanja bulanan apabila sudah menunjukkan salah satu ciri di atas.