Berdasarkan keterangan pihak sekolah, SDN 3 Antiga Kelod selama ini tidak pernah terlibat perselisihan, baik dengan siswa, orang tua siswa, maupun masyarakat. Sehingga, pihak sekolah juga tidak mengetahui motif perusakan.

"Kami masih fokus penyelidikan dan pendalaman. Nanti kalau sudah ada tersangka saya info lebih lanjut," ujar Suadnyana.

Diberitakan sebelumnya, kasus perusakan yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terjadi di SD Negeri 3 Antiga Kelod, Banjar Dinas Pangitebel, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem, Rabu (2/9/2026).