NADIKABAR.COM — teki mengenai kemunculan puluhan galian yang merusak badan jalan di berbagai wilayah Samarinda, Kalimantan Timur, akhirnya terungkap. Aktivitas yang awalnya dikira sebagai pengerjaan jaringan telekomunikasi resmi tersebut rupanya merupakan kedok dari sindikat pencurian kabel penerangan jalan umum (PJU) dan jaringan bawah tanah.
Kasus ini bermula dari kemunculan lebih dari 60 titik galian jalan di Samarinda yang dikerjakan secara masif, mayoritas pada malam hari. Para pekerja mengenakan rompi layaknya petugas resmi.
"Pengecekan sudah dilakukan kepada pihak terkait, tetapi belum ditemukan informasi mengenai kegiatan penggalian tersebut," ujar Wali Kota Samarinda Andi Harun Minggu (25/10/2026).