Selly menyampaikan bahwa karya-karya yang dihasilkan dalam MediaMIND diharapkan tidak berhenti sebagai bagian dari kompetisi semata, tetapi dapat menjadi referensi dan jejak digital yang memperkaya pemahaman publik terhadap industri pertambangan nasional.
"Kami percaya media memiliki peran penting dalam membangun literasi publik. Karena itu, MediaMIND tidak hanya berupaya menghasilkan karya terbaik, tetapi juga mendorong terciptanya narasi yang mampu menggambarkan secara utuh tantangan, peluang, dan kontribusi sektor pertambangan bagi masa depan Indonesia," ujarnya.
Sebagai holding industri pertambangan Indonesia, MIND ID berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan media agar transformasi sektor pertambangan, hilirisasi mineral, dan berbagai upaya penciptaan nilai tambah dapat dipahami secara lebih luas oleh masyarakat.
"Dengan demikian, pengelolaan sumber daya alam Indonesia dapat terus dikawal bersama untuk mendukung penguatan kedaulatan ekonomi nasional," tutupnya.