NADIKABAR.COM — Sebanyak 64 mobil dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia siap bersaing dalam kompetisi Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 yang digelar di Universitas Jember, Jawa Timur, pada Kamis hingga Minggu (4/10).
Beberapa peserta yang ikut dalam kompetisi itu di antaranya Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Sriwijaya, dan Universitas Diponegoro.
Rektor Unej Iwan Taruna menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada kampusnya karena penyelenggaraan KMHE 2026 selaras dengan visi kampus Tegalboto Unej dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan riset teknologi terbarukan.
"Menjadi tuan rumah KMHE untuk kedua kalinya merupakan sebuah kehormatan sekaligus kepercayaan terhadap Unej dan pihaknya berkomitmen penuh untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara dan memastikan fasilitas terbaik bagi para peserta,” katanya.
Sebagai salah satu even kejuaraan teknologi dan rekayasa terbesar di Indonesia, KMHE 2026 akan menjadi panggung unjuk karya dan inovasi bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Indonesia dalam merancang kendaraan masa depan yang efisien dan ramah lingkungan.
"Ajang itu bukan sekadar kompetisi merancang kendaraan hemat energi, melainkan ruang kolaborasi dan pembuktian karya inovatif mahasiswa Indonesia dalam menjawab tantangan krisis energi global," tuturnya.
Sebanyak 64 kendaraan karya mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia akan bertanding dalam dua kategori utama, yaitu 43 kendaraan pada kategori Prototype dan 21 kendaraan pada kategori Urban.
Kategori Prototype berfokus pada rancangan kendaraan masa depan dengan efisiensi energi maksimal, sedangkan kategori Urban mengusung desain kendaraan yang lebih praktis menyerupai mobil penggunaan sehari-hari.
"Perlombaan itu memanfaatkan beberapa ruas jalan internal kampus Unej sebagai sirkuit dengan panjang sekitar 1,6 kilometer. Pada setiap sesi percobaan, peserta menempuh enam putaran dengan total jarak 9,7 kilometer," ujarnya.
Sementara Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (Warek III) Unej Fendi Setyawan menjelaskan bahwa rekam jejak penyelenggaraan KMHE sebelumnya menjadi bahan evaluasi penting untuk menyempurnakan kualitas pelaksanaan tahun ini.
"Pengalaman tahun lalu memberikan banyak masukan bagi kami, terutama dalam koordinasi pelaksanaan. Hal tersebut menjadi bekal untuk mempersiapkan penyelenggaraan tahun ini agar setiap tahapan kegiatan dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Selain menjadi penyelenggara, Unej juga turut menerjunkan dua tim unggulannya untuk bersaing di KMHE yakni Tim Tawang Alun pada kategori Prototype kelas MPD Diesel, serta TITEN Unej Team pada kategori Urban kelas motor listrik.
Keikutsertaan kedua tim itu menjadi momentum berharga bagi mahasiswa kampus setempat untuk menguji hasil riset kendaraan hemat energi sekaligus bertukar pengetahuan dengan kontingen dari seluruh nusantara dan penyelenggaraan KMHE 2026 untuk kedua kalinya sekaligus memperkokoh posisi Unej di tingkat nasional dalam mendukung iklim riset, inovasi terapan, serta kolaborasi antar perguruan tinggi di Indonesia.
Fendy juga menyampaikan ajakan terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat Jember dan sekitarnya untuk turut serta meramaikan gelaran nasional tersebut.
"Kami mengundang seluruh masyarakat, pelajar, hingga pecinta otomotif di Jember dan sekitarnya untuk datang langsung meramaikan dan menonton jalannya KMHE 2026. Mari dukung karya-karya terbaik anak bangsa sekaligus memberikan sambutan yang hangat bagi seluruh kontingen se-Indonesia yang hadir,” ujarnya.