"Sekitar pukul 19.00 WIB, tim SAR gabungan dan Isa tiba di posko," jelas Imam, Rabu (9/9/2026).

Tujuh pendaki yang diamankan lebih awal telah dipulangkan sementara, namun tetap dipanggil untuk pemeriksaan lanjutan. Pihak Balai Besar TNBTS menegaskan tidak akan tinggal diam dan berkoordinasi dengan pihak berwajib atas pelanggaran ini.

"Sementara kami berkoordinasi dengan pihak penegak hukum Kementerian Kehutanan dan Kepolisian," kata Bambang.

7. TNBTS Bakal Perketat Pengawasan 24 Jam

Kasus penerobosan pada hari kerja (weekday) ini memicu evaluasi sistem keamanan TNBTS. Sebelumnya, penjagaan ketat fokus dilakukan pada akhir pekan (weekend) sesuai pola tren pendaki ilegal.

Atas kejadian ini, Balai Besar TNBTS memutuskan untuk mengubah pola pengamanan menjadi 24 jam penuh setiap hari guna mencegah aksi serupa selama status pendakian masih ditutup.