"Dari 152 tersebut, kami pulangkan 141 orang," kata Direktur PPA/PPO Polda Metro Jaya Kombes Rita Wulandari Wibowo.
Dia mengatakan, dari 151 anak yang sempat diamankan, sebanyak 149 laki-laki dan tiga orang perempuan. Kemudian ada yang berstatus putus sekolah.
"Dan dari sekian, ada kami identifikasi bahwa yang bersekolah sebanyak 123 orang dan yang tidak sekolah 26," terangnya.
Sebanyak lima anak terindikasi sudah memiliki biar dalam kerusuhan usai aksi di depan gedung MPR/DPR RI, kemarin. Polisi menyebut mereka sudah membawa bensin.
"Kemudian dari sekian, kita melakukan proses terhadap lima orang anak yang memang terindikasi kuat dia sudah memiliki niat untuk melakukan aksi-aksi yang melibatkan untuk memberikan sebuah dampak ya," kata Direktur PPA/PPO Kombes Rita Wulandari Wibowo di Jakarta, Jumat (28/8/2026).
Mereka juga membawa buah yang sudah dikeringkan. Rencananya, mereka akan melemparnya ke tengah-tengah massa, serta melakukan pembakaran.
"Jadi kedapatan membawa bahan bakar bensin yang juga di situ disertai membawa buah yang sudah dikeringkan. Kemudian di situ juga diberikan, sudah dicampurkan ya bensin itu, dan sudah siap untuk dilakukan pembakaran dan akan dilemparkan di tengah-tengah massa," ungkapnya.
Terdapat juga anak-anak yang melakukan penyerangan ketika kerusuhan pecah. Sejumlah alat bukti telah dikumpulkan oleh penyidik kepolisian.
"Kita menerbitkan laporan polisi dan juga menjadikan anak-anak ini menjadi terduga daripada anak yang berkonflik dengan hukum," ungkapnya.
Sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan imbas kerusuhan yang terjadi usai aksi di depan gedung MPR/DPR RI, kemarin. Pihak kepolisian masih melakukan kalkulasi fasilitas umum yang rusak itu.
"Kami sedang melakukan penghitungan terhadap kerugian materiil dan imateriil yang dialami oleh masyarakat maupun fasilitas-fasilitas umum yang seyogianya masih bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat namun karena akibat adanya kerusuhan sehingga fungsi dari fasilitas umum tersebut terganggu," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (28/8/2026).
Iman menjelaskan ada satu titik yang terjadi saat kerusuhan kemarin. Dia mengatakan kerusuhan terjadi hanya di wilayah Pejompongan, Bendungan Hilir.
"Kemudian untuk wilayah, wilayah yang terjadi kerusuhan tadi malam itu berada di satu titik di wilayah sekitaran Jalan Pejompongan, Bendungan Hilir," jelasnya.