Jika kerontokan rambut terjadi secara berlebihan atau kulit terus mengalami iritasi, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

7. Vagina kering dan menurunnya gairah seksual

Penurunan kadar estrogen dapat menyebabkan jaringan vagina menjadi lebih kering dan sensitif. Kondisi ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, gatal, iritasi, atau nyeri ketika berhubungan seksual.

Sebagian perempuan mungkin merasa malu membicarakan keluhan tersebut sehingga memilih untuk mendiamkannya. Padahal, gejala yang mengganggu dapat dikonsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

Perubahan gairah seksual juga dapat terjadi selama menopause. Faktor lain, seperti gangguan tidur, suasana hati, kondisi hubungan, dan masalah kesehatan, dapat turut memengaruhinya.

Perubahan menstruasi menjadi tanda awal

Selain berbagai gejala tersebut, perubahan siklus menstruasi sering menjadi tanda awal perimenopause. Jarak antarmenstruasi dapat menjadi lebih pendek atau panjang, sementara jumlah darah yang keluar bisa lebih sedikit atau lebih banyak dari biasanya.

Menurut WHO, menopause alami ditetapkan setelah seseorang tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut tanpa penyebab lain yang jelas. Sebelum mencapai tahap tersebut, perempuan masih mungkin mengalami ovulasi dan berpeluang hamil.

Perdarahan yang sangat banyak, berlangsung lebih lama dari biasanya, atau terjadi setelah 12 bulan tanpa menstruasi perlu diperiksakan ke dokter. Perdarahan setelah menopause harus mendapat perhatian meskipun hanya berupa bercak ringan karena dapat menjadi tanda kondisi medis yang memerlukan penanganan.

Pentingnya mengenali gejala menopause

Gejala menopause berbeda pada setiap perempuan. Ada yang hanya mengalami sedikit perubahan, tetapi ada pula yang merasakan keluhan selama beberapa tahun hingga memengaruhi pekerjaan, hubungan sosial, dan kualitas hidup.

WHO menegaskan bahwa menopause bukanlah penyakit, melainkan bagian alami dari kehidupan. Meski demikian, gejala yang mengganggu tetap perlu mendapatkan perhatian karena tersedia pilihan penanganan hormonal maupun nonhormonal yang dapat disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Memahami perubahan yang terjadi pada tubuh dapat membantu perempuan memperoleh penanganan yang tepat dan menjaga kesehatannya dalam jangka panjang. Peringatan Hari Menopause Sedunia pada 18 Oktober juga menjadi pengingat bahwa keluhan pada masa ini tidak seharusnya dianggap sepele atau dibiarkan tanpa dukungan.