NADIKABAR.COM — Bermain bukan sekadar kegiatan untuk mengisi waktu luang anak. Di balik aktivitas yang terlihat sederhana, terdapat berbagai manfaat bagi perkembangan fisik, kemampuan berpikir, kreativitas, hingga keterampilan sosial dan emosional.
Melalui permainan, anak dapat belajar mengenali lingkungan, memahami aturan, berkomunikasi, serta menyelesaikan masalah dengan caranya sendiri. Karena itu, orang tua perlu memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba berbagai jenis permainan sesuai usia dan tahap perkembangannya.
American Academy of Pediatrics (AAP) dalam laporan klinisnya berjudul The Power of Play menjelaskan bahwa bermain memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan otak, kemampuan bahasa, pengendalian emosi, dan keterampilan sosial anak.
Lantas, apa saja permainan yang baik untuk mendukung tumbuh kembang anak?
Balok susun menjadi salah satu permainan sederhana yang dapat membantu mengembangkan kemampuan berpikir dan kreativitas anak.
Saat menyusun balok menjadi bangunan atau bentuk tertentu, anak belajar mengenali ukuran, warna, bentuk, serta keseimbangan. Aktivitas ini juga melatih koordinasi mata dan tangan serta kemampuan memecahkan masalah ketika susunannya roboh.
Puzzle dapat membantu melatih konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan mengenali pola.
Anak perlu mencocokkan potongan gambar berdasarkan bentuk dan warna hingga menjadi satu kesatuan. Proses tersebut mengajarkan anak untuk berpikir secara sistematis dan bersabar ketika menghadapi tantangan.
Orang tua bisa memilih puzzle dengan jumlah potongan yang disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak.
Permainan seperti rumah-rumahan, dokter-dokteran, atau sekolah-sekolahan dapat membantu mengembangkan imajinasi dan kemampuan berkomunikasi.