"Kami juga berkomitmen terhadap kasus penyadapan ini untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa proses proses penyadapan sesungguhnya telah diatur di dalam peraturan perundang-undangan yang dimiliki, sehingga kami sampaikan kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir bahwa ini dilakukan oleh tentunya oleh beberapa oknum oknum tertentu," katanya.
6. Bertanya-tanya Alasan Penyadapan
Pras mengatakan pihaknya belum mengetahui detail kasus penyadapan ilegal yang dilakukan Listyo dkk kepada Prabowo. Ia menyebut pemerintah juga bertanya-tanya apa alasan Listyo Sigit menyadap Prabowo.
"Belum, belum, tetapi bahwa ada proses dan ini kepala negara ya, kepala negara kemudian di situ juga ada para menteri, kemudian dilaporkan juga ada pimpinan partai termasuk tokoh-tokoh ormas, ini tentunya dari niatan kan, sudah, membuat kita juga bertanya-tanya sebagaimana ditanyakan ini tujuannya untuk apa, tapi secara lengkap dan detil itu kita tunggu dari proses penyidikan," jelasnya
7. Tunggu Penyidikan Polisi soal Percakapan yang Disadap
Saat ditanya, mengenai isi percakapan apa yang disadap oleh Listyo Sigit dkk. Dia mengaku belum tahu secara mendetail.
"Isinya belum tahu. Nanti kalau sudah lengkap aku sampaikan lagi," ujarnya.
Pras juga merespons sistem keamanan presiden yang menjadi sorotan usai kasus penyadapan ilegal. Dia mengatakan hal itu secara teknis memungkinkan.
"Ya, kan, upaya semua dilakukan tapi kan tetap saja ada beberapa oknum ini kan secara teknis kan ya pasti memungkinkan untuk peralatan elektronik entah itu mungkin ya teknik tertentu, di-tapping," katanya.