Para tersangka diketahui pria berinisial EA, SI, SA, AD, DK, SB, dan EW. Mereka merupakan jaringan sabu yang terhubung dengan bandar asal negara Malaysia.

"Jadi jaringan ini merupakan jaringan Joker Malaysia. Mereka menggunakan pembungkus berwarna hitam berlogo gambar wajah joker untuk sabu yang akan diedarkannya," beber Lulik.

Lulik melanjutkan, jaringan Joker Malaysia ini mengirimkan sabu di empat kota wilayah Indonesia. Masing-masing di Medan, Jakarta, Surabaya, dan terakhir di Makassar.