NADIKABAR.COM — PT Kereta Api Indonesia (Persero) sempat menarik tujuh trainset KRL buatan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA dari operasional. Penarikan dilakukan setelah KAI menemukan komponen yang dinilai berpotensi mengganggu operasional kereta.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, tujuh trainset tersebut kemudian menjalani pemeriksaan ulang dengan melibatkan INKA. Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan satu komponen yang perlu ditingkatkan.
"Kemarin, 2 minggu, 3 minggu yang lalu, kami terpaksa me-recall 7 unit trainset-nya INKA. Ini kenapa? Karena kami menemukan ketika kami melakukan pengecekan, itu ada komponen yang mempunyai potensi yang fatigue," kata Bobby dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Bobby mengatakan KAI bersama INKA telah menemukan solusi terhadap komponen tersebut. Secara bertahap, trainset yang telah selesai menjalani pemeriksaan mulai dikembalikan ke operasional.