"Yang bener-bener membutuhkan pelayanan kesehatan kami bawa ke Puskesmas. Saya nggak tega lihat anak-anak. Karena memang nggak mungkin, KBM juga tidak kondusif," imbuhnya.
Diare massal itu diduga berkaitan dengan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi pada Rabu (2/9/2026). Menu tersebut terdiri atas ayam bakar, nasi putih, mendoan, dan semangka.
Juhartutik mengatakan pihak sekolah menemukan satu porsi ayam bakar yang berlendir saat pemeriksaan makanan. Porsi tersebut kemudian disisihkan.
"Sepertinya (gegara) MBG kemarin. Jadi gini ada tim yang mencicipi kan, ada satu itu menemukan yang berlendir, ada satu itu baik. Dan yang berlendir ini sudah disisihkan," ungkapnya.
Dia menyebut pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjelaskan makanan dimasak sekitar pukul 03.00 WIB dan dikonsumsi siswa sekitar pukul 12.00 WIB.