Tetangga korban sempat mendengar keributan pada malam pembunuhan sekitar pukul 22.00 Wita. Saksi juga sempat mendengar suara ancaman dari pelaku ke istri Jamil.
"Saksi juga sempat mendengar seseorang berkata, 'kalau kau besar suaramu, saya bunuh juga kau'. Ucapan itu diduga ditujukan kepada istri korban," ucap Ismail.
Jamil tewas dengan luka tusukan di tubuhnya hingga istrinya ikut diserang. Sementara anak korban diduga meninggal akibat dibekap atau dibenturkan oleh pelaku.
"Kalau karena senjata tajam (anak korban meninggal), sepertinya tidak. Kemungkinan wajahnya ditindih menggunakan bantal atau benda lain," paparnya.
Istri Jamil, Nurhanisa sempat menyampaikan kesaksiannya saat masih dirawat di rumah sakit. Dari rekaman video viral di medsos, dia mengaku terbangun untuk buang air kecil hingga melihat pelaku masuk dalam rumah.
Nurhanisa lantas segera masuk dalam kamar hingga diserang pelaku menggunakan pisau. Dia lalu berupaya mencari handphone (HP) untuk meminta pertolongan namun ponselnya tidak ditemukan.
Dalam kondisi terluka, Nurhanisa mengaku mendengar tetangganya datang ke rumah dan menanyakan kondisinya. Dia pun meminta pertolongan karena tidak mampu lagi berdiri.
"Baru ada tetangga datang tanya kenapa? Saya jawab, 'tolong, pak, saya habis ditusuk, tidak bisa bangun'. Sudah habis dari situ saya lihat ada yang rusak gembok, terus tetangga masuk," ungkap Nurhanisa.
Kondisi Nurhanisa sempat membaik setelah menjalani operasi di rumah sakit. Mirisnya, kondisi kesehatannya mendadak menurun hingga meninggal dunia usai 10 hari dirawat tepatnya pada Rabu (5/8).
"Kondisinya tiba-tiba drop pascaoperasi. Tapi memang sebelum operasi dokter sudah bilang ke kami tidak bisa berharap penuh karena kondisi korban sudah sangat parah," ujar keluarga korban, Dilla kepada wartawan, Rabu (5/8).
Keluarga menjelaskan, luka tusuk yang dialami Nurhanisa menyebabkan sejumlah organ dalam mengalami kerusakan. Selain itu, pembuluh darah utama yang menyuplai darah ke jantung juga mengalami pendarahan hebat.
"Dokter menyampaikan organ dalamnya terkena tusukan. Pembuluh darah utama yang menuju jantung juga sempat diperiksa karena pendarahannya sangat hebat. Akhirnya memang tidak tertolong," jelasnya.