Polisi akhirnya menangkap pelaku di kediaman keluarganya di Kecamatan Palu Barat, Rabu (26/8). Aan Kurniawan diamankan tanpa perlawanan.
"Tersangka selama ini bersembunyi di rumah atau gubuk di wilayah likuefaksi Balaroa, di sekitar areal likuefaksi Balaroa, selama satu bulan," ujar Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ismail Boby kepada wartawan, Rabu (26/8).
Penyidik turut menyita pisau yang digunakan pelaku membunuh korban. Pisau itu sempat dibuang pelaku. Sementara dua HP milik korban masih dalam pencarian.
"Untuk sementara, karena di TKP pembunuhan, handphone korban ada dua yang hilang," ungkap Ismail.
Polisi mengungkap motif pelaku membunuh satu keluarga karena sakit hati. Aan menyimpan dendam setelah mengaku dituding malas kerja oleh korban Jamil.
"Motif sakit hatinya itu karena menurut tersangka, korban ini selalu menyampaikan bahwa pelaku malas dan pelaku sudah diberhentikan," ucap Ismail.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal berlapis dalam KUHP, yakni pasal 459, pasal 458 ayat (1), pasal 466 ayat (3) dan pasal 80 ayat (3). Pelaku langsung ditahan setelah ditetapkan menjadi tersangka.
"Untuk barang bukti yang diamankan sekarang, yaitu pisau yang digunakan tersangka untuk melakukan penganiayaan sehingga mengakibatkan meninggalnya seseorang," jelasnya.
Sehari setelah ditangkap, pelaku langsung menjalani prarekonstruksi di lokasi pembunuhan di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatangan, Kamis (27/8). Pelaku memperagakan sejumlah adegan dalam melakukan tindak pidana.
"Mulai dari awal bagaimana dia masuk, sampai dia melakukan kegiatan, dan saat dia kembali dari melakukan tindak pidana," ujar Wakapolresta Palu AKBP Muhammad Ilham kepada wartawan, Kamis (27/8).
Prarekonstruksi ini nantinya akan dilanjutkan dengan rekonstruksi dan melibatkan pihak kejaksaan. Penyidik juga masih akan mendalami kembali keterangan tersangka termasuk motif melakukan pembunuhan.
"Untuk sementara yang kami gali dari keterangan tersangka, motifnya yaitu sakit hati. Dia sakit hati kepada korban, makanya korban dianiaya sampai mengakibatkan korban meninggal dunia," pungkasnya.