Melansir dari situs UNICEF, menstrual cup yang dapat digunakan kembali mampu menampung darah menstruasi hingga tiga kali lebih banyak dibandingkan pembalut atau tampon. Menggunakannya dapat menjadi pilihan yang tepat saat aliran menstruasi sedang banyak.
Mengutip dari Cleveland Clinic, beberapa penelitian menemukan bahwa menstrual cup memiliki tingkat kebocoran yang sama atau bahkan lebih rendah jika dibandingkan dengan tampon.
Menstrual cup dapat dipakai lebih lama dibandingkan tampon yang perlu diganti setiap 4-8 jam. Durasi pemakaian yang lebih panjang membuatnya menjadi pilihan praktis saat tidur. Jika sudah terbiasa memasangnya dengan benar, menstrual cup juga tidak memerlukan pembalut atau pantyliner lagi untuk cadangan.
Menstrual cup tidak harus dipasang saat menstruasi datang. Cup dapat dimasukkan saat perkiraan waktu menstruasi sudah dekat. Cara ini dapat membantu mengurangi kemungkinan darah menstruasi bocor sebelum sempat memasang cup.